Tutorial Laravel 12 dan Filament 5 #2 Install Laravel 12 dan Filament 5

Belajar Laravel 12 dan Filament 5 dari dasar hingga tingkat lanjut melalui tutorial yang lengkap dan mudah dipahami. Laravel 12 merupakan framework PHP yang powerful untuk membangun aplikasi web modern, sedangkan Filament 5 adalah framework admin panel berbasis Laravel generasi terbaru yang memanfaatkan Livewire dan modern UI untuk membangun dashboard, manajemen data, hingga aplikasi kompleks dengan lebih cepat, efisien, dan terstruktur.

✅ Telah dilihat 406 kali

Rating: 5.00 ⭐

... 17 February 2026, 08:06

Apa yang baru?


Dalam rilis versi 12 kali ini laravel melakukan beberapa peningkatan yang tidak terlalu banyak dari versi sebelumnya yakni 11. Adapaun untuk update list mnya bisa dilihat pada tulisan kami berikutnya melalui tautan berikut ini:

https://lagikoding.com/blog/Fitur-Baru-Laravel-12

img


Install Laravel 12

Silakan buka CMD/Terminal, lalu jalankan perintah berikut:

composer create-project laravel/laravel:^12.0 laravel-filament

Perintah di atas digunakan untuk membuat proyek Laravel versi 12.0 dengan bantuan Composer. Mari kita bedah bagian-bagiannya:

  1. Composer Composer adalah alat untuk mengelola dependensi (library/pustaka) pada PHP. Composer akan mengunduh serta mengatur semua paket yang diperlukan oleh Laravel.
  2. create-project Ini adalah perintah Composer untuk membuat proyek baru berdasarkan sebuah paket atau kerangka kerja. Composer akan mengunduh paket yang ditentukan sekaligus menyiapkan struktur folder proyek.
  3. laravel/laravel Merupakan paket Laravel yang tersedia di Packagist. Paket ini adalah template resmi yang digunakan untuk memulai aplikasi Laravel baru.
  4. :^12.0 Bagian ini adalah constraint versi. Simbol ^12.0 artinya gunakan Laravel versi 12.0 ke atas, namun tetap di bawah versi 13.0. Jadi otomatis akan terpasang Laravel 12.x terbaru.
  5. laravel-filament Ini adalah nama folder proyek yang akan dibuat. Composer akan membuat direktori dengan nama ini, lalu meletakkan semua file Laravel di dalamnya.

img

Tunggu sampai proses installasi selesai dan ditandai dengan gambar seperti berikut ini:

Langkah selanjutnya adalah berpindah ke direktori project Laravel yang baru saja kita install dengan menjalankan perintah berikut:

cd laravel-filament

Dengan berada di root direktori project Laravel, kita akan lebih mudah melanjutkan ke tahap berikutnya, seperti menginstal package, menjalankan perintah Artisan, maupun melakukan konfigurasi lainnya.


Setting Database

Langkah berikutnya adalah membuat database baru, silakan teman-teman buka xampp kemudian start apache dan mysql.

img

Lalu buka http://localhost/phpmyadmin/ untuk membuat database baru, pada contoh kali ini, kita akan membuat database dengan nama laravel-filament.

img

SIlakan teman-teman buka project laravel yang baru saja dibuat menggunakan kode editor, disini kami menggunakan VsCode lalu buka file .env dan hapus tanda pagar didepan DB_HOST sampai dengan DB_PASSWORD, untuk DB_DATABASE silakan disesuaikan dengan nama database yang baru saja dibuat, sehingga akan terlihat seperti pada gambar berikut ini:

Ubah juga DB_CONNECTION Menjadi MySql

img


Migrate


Langkah berikutnya adalah melakukan migrasi awal untuk project laravel kita, silakan teman-teman jalankan command line berikut ini menggunakan CMD/Terminal didalam VsCode dan tentunya berada didalam direktori project laravel kita :

php artisan migrate

img


Start the app


Silakan teman-teman jalankan perintah berikut menggunakan CMD/Terminal didalam VsCode dan tentunya berada didalam direktori project lravel kita.

php artisan serve

img

Maka secara otomatis kita akan diberikan ip dan port untuk mengakses project laravel yang baru saja kita buat yakni http://127.0.0.1:8000. Silakan dibuka menggunakan browser, dalam hal ini kami menggunakan google chrome maka akan tampil seperti berikut ini:

img


Install Filament 5

Untuk menginstal Filament versi 5, caranya cukup sederhana. Berdasarkan dokumentasi resminya, kita bisa langsung menjalankan perintah berikut di terminal atau CMD:

composer require filament/filament:"^5.0"

Nah, mari kita pahami bersama apa maksud dari perintah tersebut:

  1. composer require Ini adalah perintah dasar di Composer untuk menambahkan sebuah package ke dalam proyek Laravel kita. Jadi Composer akan mengunduh dan memasang package yang kita minta.
  2. filament/filament Bagian ini menunjukkan nama package yang ingin kita pasang, dalam hal ini adalah Filament, sebuah framework admin panel modern untuk Laravel.
  3. "^5.0" Simbol ini disebut version constraint. Maksudnya, kita meminta Filament mulai dari versi 5.0 ke atas, namun tetap berada dalam lingkup versi 5 (tidak naik ke versi 6). Jadi secara otomatis kita akan mendapatkan rilis terbaru dari Filament 5.x.

Setelah proses instalasi selesai, Composer akan menambahkan dependensi ini ke dalam file composer.json, sehingga proyek Laravel kita sekarang sudah memiliki dukungan penuh untuk menggunakan Filament 5.


Install Admin Panels

Setelah kita berhasil menginstal package Filament, langkah berikutnya adalah membuat sebuah panel admin dashboard. Panel ini nantinya akan menjadi pusat kendali aplikasi, tempat kita mengelola data maupun fitur yang sudah ada.

Untuk membuatnya, silakan jalankan perintah berikut di terminal:

php artisan filament:install --panels

Mari kita pahami bagian-bagian perintah ini:

  1. php artisan Ini adalah command-line tool bawaan Laravel. Dengan artisan, kita bisa menjalankan berbagai perintah otomatis yang disediakan Laravel maupun package tambahan seperti Filament.
  2. filament:install Perintah ini khusus disediakan oleh Filament. Artinya kita meminta Laravel untuk menjalankan proses instalasi awal Filament, lengkap dengan konfigurasi dasar yang dibutuhkan.
  3. --panels Opsi ini menandakan bahwa kita ingin langsung membuat panel admin. Jadi bukan hanya menginstal Filament saja, tapi sekaligus menyiapkan struktur dashboard admin yang bisa langsung digunakan.


Membuat User

Untuk menambahkan user baru di dalam sistem, sebenarnya ada beberapa cara. Salah satunya adalah dengan menggunakan database seeder. Namun, Filament juga menyediakan cara yang lebih praktis melalui command line.

Cukup jalankan perintah berikut di terminal:

php artisan make:filament-user

Perintah ini akan memandu kita membuat user baru secara interaktif. Biasanya kita akan diminta untuk mengisi beberapa informasi penting, seperti:

  • Nama
  • Email
  • Password

Setelah semua data diisi, maka user tersebut otomatis tersimpan di dalam database dan bisa langsung digunakan untuk login ke panel admin Filament.

Dengan cara ini, kita tidak perlu repot-repot membuat form atau menambahkan data secara manual lewat seeder. Praktis sekali, terutama untuk tahap awal pengembangan aplikasi.


Test Login

Setelah user berhasil dibuat, langkah berikutnya adalah menguji login ke panel admin.

Pertama, jalankan aplikasi Laravel dengan perintah berikut di terminal:

php artisan serve

Secara bawaan, Laravel akan berjalan pada alamat:

http://127.0.0.1:8000

img

Nah, khusus untuk login ke Filament, kita bisa langsung menuju ke halaman:

http://127.0.0.1:8000/admin/login

Masukkan email dan password dari user yang baru saja kita buat sebelumnya. Jika proses login berhasil, maka kita akan otomatis dialihkan ke halaman dashboard admin.

Di sinilah semua menu dan fitur dari Filament bisa mulai kita gunakan — mulai dari mengelola data, menambahkan resource, hingga menyesuaikan tampilan dashboard sesuai kebutuhan aplikasi.

Pada materi berikutnya, kita akan mempelajari bagaimana cara membuat Resource di Filament, sekaligus memahami logika CRUD (Create, Read, Update, Delete) pada Laravel 12 dengan Filament 5.

Di bagian ini, kita akan melihat bagaimana Filament membantu kita menghasilkan panel manajemen data dengan sangat cepat, tanpa harus menulis kode dari nol. Dengan begitu, kita bisa lebih fokus pada logika bisnis aplikasi, sementara urusan form, tabel, dan validasi dasar sudah difasilitasi oleh Filament.

Daftar eBook