Kumpulan perintah Laravel Artisan yang paling sering digunakan, seperti php artisan serve, php artisan migrate, php artisan make:controller, php artisan db:seed, dan lainnya, lengkap dengan contoh penggunaannya.
Menampilkan informasi lengkap tentang aplikasi Laravel.
Menampilkan kutipan inspiratif di terminal.
Menampilkan semua perintah Artisan yang tersedia.
Menampilkan bantuan untuk perintah tertentu.
Membuat model baru.
Membuat model sekaligus migration.
Membuat model dan controller.
Membuat model, migration dan resource controller.
Membuat controller baru.
Membuat resource controller.
Membuat file migration baru.
Membuat database seeder.
Membuat factory untuk testing atau seeding.
Membuat form request untuk validasi.
Membuat middleware baru.
Membuat custom Artisan command.
Membuat event baru.
Membuat listener untuk event.
Membuat class email.
Membuat notifikasi baru.
Membuat authorization policy.
Membuat service provider baru.
Membuat custom validation rule.
Membuat unit test.
Membuat unit test khusus.
Membuat queue job.
Membuat model observer.
Membuat API resource.
Membuat broadcast channel.
Membuat custom attribute cast.
Menjalankan semua migration database.
Menjalankan migration sekaligus seeder.
Membatalkan migration terakhir.
Menghapus semua migration.
Rollback lalu migrate ulang.
Drop semua tabel lalu migrate ulang.
Reset database dan jalankan seeder.
Menampilkan status migration.
Menjalankan database seeder.
Menjalankan seeder tertentu.
Menghapus cache aplikasi.
Menghapus cache konfigurasi.
Membuat cache konfigurasi.
Menghapus cache route.
Meng-cache route.
Menghapus cache view.
Meng-cache view Blade.
Menghapus cache event.
Meng-cache event.
Mengoptimasi aplikasi.
Menghapus semua cache aplikasi.
Menampilkan daftar semua route.
Menampilkan route dengan nama tertentu.
Menampilkan route berdasarkan method.
Menjalankan worker queue.
Mendengarkan queue job.
Restart queue worker.
Menampilkan job yang gagal.
Menjalankan ulang semua job yang gagal.
Menjalankan ulang job tertentu.
Menghapus semua failed jobs.
Membuat migration tabel queue.
Membuat migration tabel failed jobs.
Menjalankan scheduled task.
Menampilkan daftar scheduler.
Menguji scheduled task.
Membersihkan cache scheduler.
Membuat symbolic link storage ke public.
Menghapus symbolic link storage.
Membuat application key.
Menghapus expired password reset.
Mengaktifkan maintenance mode.
Menonaktifkan maintenance mode.
Maintenance mode dengan akses rahasia.
Menjalankan development server.
Menjalankan server pada port tertentu.
Menjalankan interactive shell Laravel.
Menghapus file log Laravel.
Publish asset dari package.
Publish konfigurasi package.
Publish asset package.
Menjalankan semua test Laravel.
Menjalankan test tertentu.
Menjalankan test secara paralel.